Halo Sobat ! | Members area : Register | Sign in
About me | SiteMap | Arsip | Terms of Use | Dcma Disclaimer

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

DOWNLOAD BUKU SISWA SMP/MTs KELAS 7, 8, DAN 9 KURIKULUM 2013

Sahabat baiq yang berbahagia. Untuk menunjang proses belajar peserta didik, dibutuhkan buku referensi atau buku sumber yang di jadikan acuan untuk membantu para peserta didik agar lebih mudah memahami materi yang akan dipelajari. Berkaitan dengan hal tersebut, dibutuhkan buku sebagai sebuah sumber belajar yang valid, yang di dalamnya memuat sumber-sumber keilmuan yang dapat dipertanggung jawabkan keilmiahannya.
Untuk itu, berikut ini admin akan memberikan link download BUKU SISWA SMP/MTs Kelas 7, 8, dan 9 Kurikulum 2013 Edisi Revisi, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber belajar digital bagi para peserta didik. Selamat men download.
.
A. BUKU SISWA KELAS VII (TUJUH)
  • 1. Download Bahasa Indonesia SMP/MTs [DISINI]
  • 2. Download Prakarya SMP/MTs [DISINI]
  • 3. Download PJOK SMP/MTs [DISINI]
  • 4. Download IPS SMP/MTs 
  • 5. Download IPA SMP/MTs semester 1 [DISINI] semester 2 [DISINI]
  • 6. Download Matematika SMP/MTs  semester 1 [DISINI] semester 2 [DISINI]
  • 7. Download Seni Budaya SMP/MTs [DISINI]
  • 8. Download PKn SMP/MTs [DISINI]
  • 9. Download Bahasa Inggris SMP/MTs [DISINI]
B. BUKU SISWA KELAS VIII (DELAPAN)

  • 1. Download Bahasa Indonesia SMP/MTs [DISINI]
  • 2. Download Prakarya SMP/MTs [DISINI]
  • 3. Download PJOK SMP/MTs [DISINI]
  • 4. Download IPS SMP/MTs [DISINI]
  • 5. Download IPA SMP/MTs semester 1 [DISINI] semester 2 [DISINI]
  • 6. Download Matematika SMP/MTs  semester 2 [DISINI]
  • 7. Download Seni Budaya SMP/MTs [DISINI]
  • 8. Download PKn SMP/MTs [DISINI]
  • 9. Download Bahasa Inggris SMP/MTs [DISINI]
  • 10. Download PAI SMP/MTs [DISINI]
C. BUKU SISWA KELAS IX (SEMBILAN) (maaf link belum tersedia)
  • 1. Download Bahasa Indonesia SMP/MTs [DISINI]
  • 2. Download Prakarya SMP/MTs Semester 1 [DISINI] Semester 2 [DISINI]
  • 3. Download PJOK SMP/MTs [DISINI]
  • 4. Download IPS SMP/MTs [DISINI]
  • 5. Download IPA SMP/MTs Semester 1 [DISINI] Semester 2 [DISINI]
  • 6. Download Matematika SMP/MTs [DISINI] Semester 2 [DISINI]
  • 7. Download Seni Budaya SMP/MTs [DISINI]
  • 8. Download PKn SMP/MTs [DISINI]
  • 9. Download Bahasa Inggris SMP/MTs [DISINI]
  • 10. Download PAI SMP/MTs [DISINI]

    Demikian postingan kali ini, tentang BUKU SISWA SMP/MTs Kelas 7, 8, dan 9, terimakasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat
    • .

    Buku Kelas VIII K13 Tahun 2019-2020

    Persiapan untuk tahun pelajaran baru 2019-2020 tentunya Bapak dan Ibu yang mengampu pada jenjang SMP/ MTs akan membutuhkan berbagai perangkat pembelajaran, Administrasi Guru, dan Sumber belajar. Salah satu yang harus Anda siapkan Sumber belajar yaitu Buku Guru dan Siswa. Bagi Anda yang sudah menggunakan Kurikulum 2013, buku yang akan digunakan yaitu Revisi 2017 dan 2018 yang bersumber dari Kemendikbud. Buku tersebut adalah yang merupakan buku yang harus digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

    Membantu Bapak dan Ibu yang mengampu di Kelas VIII / 8, Admin pada kesempatan artikel ini akan membagikan Buku K13 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Inggris, IPA, IPS, Matematika, PAI, PJOK, PPKn, Prakarya, dan Seni Budaya. Buku dalam bentuk file Pdf ini diharapkan dapat membantu Bapak dan Ibu yang sedang mencari link download untuk Buku Guru dan Siswa edisi revisi terbaru tersebut. Selengkapnya mengenai buku tersebut dibawah.

    Buku Guru dan siswa penting untuk dibaca dan dipahami untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar yang akan dilaksanakan, terutama kelas VIII. Buku Guru ini berfungsi memandu guru dalam menggunakan Buku Siswa untuk mencapai hasil secara maksimal. Pemahaman Buku Guru dan Buku Siswa secara terintegrasi merupakan sebuah keharusan untuk mencapai hasil secara gemilang. Materi dalam buku siswa dan perencanaan pembelajaran dalam Buku Guru hanyalah contoh dan sangat terbuka untuk divariasikan sesuai konteks.

    Buku Guru Kurikulum 2013 Revisi 2019-2020 untuk Kelas VIII SMP/MTs
    Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru Bahasa Inggris Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru IPA Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru IPS Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru Matematika Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru PAI Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru PJOK Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru PPKn Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru Prakarya Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Guru Seni Budaya Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD

    Buku Siswa Kurikulum 2013 Revisi 2019-2020 untuk Kelas VIII SMP/MTs
    Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa Bahasa Inggris Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa IPA Kelas VIII Revisi 2019-2020 Semester 1; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa IPA Kelas VIII Revisi 2019-2020 Semester 2; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa IPS Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa Matematika Kelas VIII Revisi 2019-2020 Semester 1; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa Matematika Kelas VIII Revisi 2019-2020 Semester 2; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa PAI Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa PJOK Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa PPKn Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa Prakarya Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD
    Buku Siswa Seni Budaya Kelas VIII Revisi 2019-2020; LINK DOWNLOAD

    RPP IPA Kelas IX Kurikulum 2013 Tahun 2019-2020


    Proses Pembelajaran pada satuan pendidikan SMP MTs diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi pesertadidik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu setiap satuan pendidikan (Kelas 9) melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untukmeningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensilulusan.

    Proses pembelajaran Kurikulum 2013 sepenuhnya diarahkan pada pengembangan ketiga ranah tersebut secara utuh/holistik, artinya pengembangan ranah yang satu tidak bisa dipisahkan dengan ranah lainnya. Dengan demikian proses pembelajaran secara utuh melahirkan kualitas pribadi yang sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

    Desain Pembelajaran, Perencanaan pembelajaran IPA dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana PelaksanaanPembelajaran (RPP) yang mengacu pada StandarIsi. Perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Penyusunan Silabus dan RPP disesuaikan pendekatan pembelajaran yang digunakan.

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas IX. RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaranberlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih.Komponen RPP terdiri atas:
    a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
    b. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
    c. kelas/semester 1 atau 2 ;
    d. materi pokok;
    e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
    f. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
    g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
    h. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
    i. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
    j. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
    k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;
    l. langkah-langkah  pembelajaran  dilakukan  melalui  tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
    m. penilaian hasil pembelajaran.

    Dalam menyusun RPP di Kelas 9 hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
    a. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
    b. Partisipasi aktif peserta didik.
    c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi,minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
    d. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
    e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
    f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD,materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
    g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
    h. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

    Rencana Pelaksanaan yang dibagikan sesuai dengan Materi Buku Guru dan Siswa edisi revisi 2017 serta 2018. Isi dari RPP ini telah dilengkapi dengan komponen PPK, Literasi, Pembelajaran Abad 21 4C dan HOTS. Selengkapnya mengenai perangkat pembelajaran K13 tersebut dapat Anda unduh / download dibawah ini:
    LINK RPP IPA Kelas IX Tahun 2019-2020

    Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP, meliputi kegiatan pendahuluan, inti dan penutup.
    1. Kegiatan Pendahuluan
    2. Kegiatan IntiKegiatan inti menggunakan model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran. Pemilihan pendekatan tematik dan /atau tematik terpadu dan/atau saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/atau pembelajaran yang menghasilkan  karya  berbasis  pemecahan  masalah  (project  based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan.
    3. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi.
    Hadirnya perangkat pembelajaran IPA ini diharapkan memberikan manfaat bagi Bapak dan Ibu yang membutuhkan contoh yang benar sesuai dengan Permendikbud, dan Materi Revisi terbaru.

    MENGGABUNGKAN OBJEK SHAPE, WOR DART, CLIP ART dan TEXT BOX

    Bingung,,,saat menggeser shape, wordart ataupun text boxt,,apalagi harus digeser satu2,,,lama banget selesainya,,,santai ja,,,kita punya caranya disini....

    1. Buat dokumen baru, kemudian sisipkan shape, wordart dan texbox seperti di bawah ini.



    2. Klik Home > Select > Select Object pada ribbon Editing.


    3. Klik dan Tahan mouse serta seleksi secara diagonal di atas shape, wordart dan text box sehingga semua objek dapat diselesksi.


    4. Klik kanan pada objek yang sudah diseleksi pilih Grouping > Group.



    5. Geser salah satu objek, misalnya shape ke kanan, kiri, atas ataupun ke bawah, maka semua objek ikut bergeser. Di sini kita akan menggeser objeknya ke bawah.


    6. Sehingga hasil kahirnya seperti ini.


    Mudahkan,,,,silahkan dicoba semoga berhasil.

    Materi Pelajaran SMP kelas VIII

    Materi Pelajaran SMP kelas VIII

    Haloooooo Assalamualaikum Adik Adik kelas VIII
    Apa kabar ? mau belajar nggak ? kalau mau nih abang kasih kalian semua link Pdf untuk kalian belajar via internet ya, hitung hitung untuk ngisi waktu iternetan yang hanya di gunakan untuk FBan lebih baik untuk belajar iya kan nah jika kalian mau klik aja salah satu link di bawah ini , nanti kalian akan langsung di bimbing ke tujuan oke ...

    Materi Kelas 8 PKN SMP

    BAB 1 PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA
    BAB 2 KONSTITUSI YANG PERNAH DIGUNAKAN DI INDONESIA
    BAB 3 KETAATAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
    BAB 4 PELAKSANAAN DEMOKRASI DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN
    BAB 5 KEDAULATAN RAKYAT DALAM SISTEM PEMERINTAH INDONESIA

    Mapel Matematika 8 SMP :
    BAB 1 Faktorisasi Suku Aljabar
    BAB 2 Relasi dan Fungsi
    BAB 3 Persamaan Garis Lurus
    BAB 4 Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
    BAB 5 Teorema Pythagoras
    BAB 6 Lingkaran
    BAB 7 Bangun Ruang Sisi Datar
    Petunjuk Penyelesaian / Kunci Evaluasi 

    Materi IPA Kelas 8 SMP/MTs
    Bab 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
    Bab 2 Sistem Gerak pada Manusia
    Bab 3 Sistem Pencernaan Manusia
    Bab 4 Sistem Pernapasan dan Peredaran Darah Manusia
    Bab 5 Sistem Kehidupan Tumbuhan
    Bab 6 Partikel-partikel Materi
    Bab 7 Bahan Kimia dalam Kehidupan
    Bab 8 Gaya dan Tekanan
    Bab 9 Energi dan Usaha
    Bab 10 Gelombang dan Bunyi
    Bab 11 Cahaya dan Alat Optik
    Kunci jawaban evaluasi 

    Materi Pelajaran IPS Kelas 8 SMP/MTs
    BAB I KONDISI FISIK WILAYAH GEOGRAFIS DENGAN AKTIVITAS PENDUDUK
    BAB II PERMASALAHAN PENDUDUK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN
    BAB III LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
    BAB IV PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT
    BAB V PROSES TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL DAN PERKEMBANGAN PERGERAKAN KEBANGSAAN INDONESIA
    BAB VI PENYAKIT SOSIAL DAN PENYIMPANGAN SOSIAL
    BAB VII PELAKU KEGIATAN EKONOMI
    BAB VIII BENTUK-BENTUK PASAR
    BAB IX PERISTIWA-PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI DAN TERBENTUKNYA NKRI
    BAB X PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA
    BAB XI BENTUK-BENTUK HUBUNGAN SOSIAL DAN PRANATA SOSIAL
    BAB XII PENGENDALIAN PENYIMPANGAN SOSIAL
    BAB XIII KETENAGAKERJAAN
    BAB XIV SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
    BAB XV PERPAJAKAN
    BAB XVI PERMINTAAN, PENAWARAN, DAN HARGA PASAR 

    Materi Bahasa Indonesia SMP kelas 8
    SEMESTER I
    UNIT 1 Realitas di Kotaku
    UNIT 2 Nikmat Belum Tentu Sehat
    UNIT 3 Wajah Pendidikan Kita
    UNIT 4 Orang-orang di Sekitar Kita
    UNIT 5 Kegiatan di Sekolah

    SEMESTER II
    UNIT 6 Peristiwa di Sekitar Kita
    UNIT 7 Remaja dan Masalahnya
    UNIT 8 Masalah Kependudukan Kita
    UNIT 9 Menghargai Budaya Bangsa
    UNIT 10 Pemanfaatan Potensi Laut 

    Materi Bahasa Inggris Kelas 8
    Unit 1: Congratulations!
    Unit 2: Tell me your experience! (Recount)
    Unit 3: What do you do for fun?
    Unit 4: Let’s go somewhere (Descriptive)
    Unit 5: What do you think?
    Unit 6: Once Upon a Time (Narrative)
    Unit 7: Making Telephone Calls
    Unit 8: It Happened Like This (Recount)

    MATERI IPS KELAS 8




    Materi IPS Terpadu SMP Kelas 8
     .

     Pergerakan Nasional Di Indonesia
     Latar Belakang Tumbuhnya Kesadaran Nasional Indonesia

    Kolonialisme Dan Imperialisme Barat Di Indonesia
    1. Perlawanan Menentang Kolonialisme dan Imperialisme Barat Periode Sesudah Abad Ke-18
    2. Perlawanan Menentang Kolonialisme dan Imperialisme Barat Periode Sebelum Abad Ke-18
    3. Daftar Gubernur Jenderal Hindia Belanda Yang Pernah Berkuasa Di Indonesia
    4. Politik Etis atau Politik Balas Budi
    5. Politik Pintu Terbuka
    6. Cultuurstelsel atau Sistem Tanam Paksa
    7. Kekuasaan Kolonial Pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia
    8. Kekuasaan Kolonial Pemerintahan Inggris di Indonesia
    9. Kekuasaan Kolonial Pemerintah Kerajaan Belanda di Bawah Kendali Prancis
    10. Kekuasaan Kolonial VOC di Indonesia
    11. Kekuasaan Kolonial Portugis dan Spanyol di Indonesia
    12. Terbentuknya Kekuasaan Kolonial di Indonesia
    13. Tokoh Penjelajahan Samudera Bangsa Belanda
    1. Angin Muson Barat dan Angin Moson Timur
    2. Jenis - Jenis Tanah Horizontal
    3. Jenis-Jenis Tanah Vertikal
    4. Kondisi Fisik Wilayah dan Penduduk Indonesia
    5. Letak Negara Indonesia
    6. Pengaruh Letak Indonesia terhadap Perubahan Musim
    7. Pengertian Tanah
    8. Persebaran Jenis Tanah di Indonesia
    9. Perubahan Musim di Indonesia
    10. Relief Daratan Indonesia
    1. Arti Penting Lingkungan Hidup
    2. Kerusakan Lingkungan Akibat Proses Alam
    3. Kerusakan Lingkungan Hidup Karena Aktivitas Manusia
    4. Pembangunan Nasional
    5. Pengertian Lingkungan Hidup
    6. Unsur Unsur Lingkungan Hidup
    7. Usaha Usaha Pelestarian Lingkungan Hidup
    1. Janji Kemerdekaan oleh Pemerintah Jepang
    2. Kedatangan Jepang di Indonesia
    3. Terbentuknya BPUPKI
    4. Terbentuknya PPKI
    1. Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan RI
    2. Dukungan Daerah terhadap Pembentukan NKRI
    3. Makna & Arti Penting Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
    4. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat
    5. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat - KNIP
    6. Pembentukan Partai-Partai di Indonesia
    7. Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan RI
    8. Peristiwa Rengasdengklok
    9. Perkembangan DPR sejak Indonesia merdeka
    10. Perkembangan TNI - Tentara Nasional Indonesi
    11. Perkembangan partai politik di Indonesia
    12. Perumusan Naskah Proklamasi
    1. Ciri-Ciri Pranata Sosial
    2. Hubungan Sosial Asosiatif dan Hubungan Sosial Disosiatif
    3. Hubungan Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat
    4. Macam-Macam Pranata
    5. Pengertian dan Fungsi Pranata Sosial
    6. Penggolongan Pranata Sosial
    7. Pranata Agama
    8. Pranata Ekonomi
    9. Pranata Keluarga
    10. Pranata Pendidikan
    11. Pranata Politik
    1. Bentuk Bentuk Penyimpangan Sosial
    2. Dampak Perilaku Penyimpangan Sosial
    3. Kejahatan (Kriminalitas)
    4. Mengembangkan Sikap Simpati terhadap Pelaku Penyimpangan Sosial
    5. Penyalahgunaan Minuman Keras (Miras)
    6. Penyalahgunaan Narkotika - Narkoba
    7. Penyimpangan Sosial
    8. Perilaku Seks di Luar Nikah
    9. Perkelahian Antar Pelajar
    10. Sifat Sifat Penyimpangan Sosial
    11. Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial
    12. Yang Mempengaruhi Terjadinya Perilaku Penyimpangan Sosial
    1. 1. Daftar Negara Terbesar - Terluas Wilayah di Dunia
    2. 2. Daftar Negara Terbanyak Penduduk-nya di Dunia
    1. Peta Pulau Jawa
    2. Peta Pulau Kalimantan
    3. Peta Pulau Papua
    4. Peta Pulau Sulawwesi
    5. Peta Pulau Sumatera
    1. Daftar Pahlawan Nasional Republik Indonesia
    2. Ir Soekarno, Proklamator Presiden Pertama Republik Indonesia
    3. Tokoh nasional Indonesia

    INDRA PENGLIHAT



    A.   MATA
    §  Merupakan alat Indra kita untuk melihat keadaan disekitar kita.
    §  Bagian‑bagian mata
    No
    Bagian Mata
    Fungsinya
    1
    Lensa mata
    Memfokuskan bayangan
    2
    Iris
    Mengatur besar kecil pupil
    3
    Pupil
    Mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata
    4
    Retina
    Tempat terbentuknya bayangan
    §  Bayangan yang terbentuk pada retina berasifat : nyata, terbalik dan diperkecil.
    §  Daya akomodasi mata adalah kemampuan menebal dan memipihnya lensa mata sesuai dengan jarak benda yang dilhat.
    §  Titik dekat (punctum proksimum) adalah titik terdekat dimana sebuah benda masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata yang berakomodasi sekuat‑kuatnya.
    §  Titik dekat mata ;
    1.   untuk orang dewasa mata normal   =    20 – 30 cm ( + 25 cm )
    2.   untuk anak‑anak mata normal        =    10 ‑15 cm
    §  Titik jauh (punctum remotum) adalah titik terjauh di mana sebuah benda masi dapat dilihat dengan jelas oleh mata tanpa berakomodasi.
    §  Titik jauh mata normal (emetropi) berada tak terhingga.
    §  Macam‑macam cacat mata;
    1.   Rabun jauh ( Miopi )
    -     Adalah cacat mata yang penderitannya kurang jelas melihat benda­-benda jauh letaknya
    -     Disebabkan lensa mata tidak dapat menipis sebagaimana mestinya, sehingga bayangan terfokus di depan retina.
    -     Dapat ditolong dengan kaca mata berlensa cokung (lensa negatif)
    2.   Rabun dekat ( Hipermetrop)
    -     Adalah cacat mata yang penderitanya kurang jelas melihat benda‑benda yang dekat letaknya
    -     Disebabkan lensa mata, tidak dapat dicembungkan sebagaimana mestinya, sehingga bayangan terfokus di belakang retina
    -     Dapat ditolong dengan kaca mata berlensa cembung (lensa positif)
    3.   Mata tua (Presbiopi)
    -     Adalah keadaan dimana daya akomodasi mata telah berkurang
    -     Disebabkan karena otot mata sudah lembek, sehingga mata, tidak dapat melihat benda‑benda yang terlalu jauh maupun terlalu dekat
    -     Dapat ditolong. dengan kaca mata berlensa rangkap (lensa bifocal) yaitu :
          a. lensa positif ( cembung ) untuk melihat benda‑benda dekat
          b. lensa negatif ( cekung ) untuk melihat benda‑benda jauh
    4.   Astigmatis
    -     Adalah cacat mata dimana penderitanya tidak dapat melihat jelas garis­-garis vertikal dan garis horizantal ( mendatar ) pada saat yang bersamaan
    -     Disebabkan karena kelengkungan kornea yang kurang sempurna, akibatnya berkas‑berkas sinar yang clatang dari benda‑benda dengan kemiringan yang berbeda akan difokuskan ke tempat yang berbeda di retina
    -     Ditotong dengan kaca mata berlensa silindris
    -     Penipuan mata adalah kesalahan pengamatan oleh mata Contohnya
    47Keterangan :
    -          garis AB dan CD sebenarnya sama panjangnya, kelihatan tidak sama panjang

    Keterangan :
    -          garis a, b dan c yang sebenarnya sejajar, kelihatan tidak sejajar.



    Keterangan :
    -          sisi‑sisi bujur sangkar ABCD yang sebenarnya berupa garis L lurus, tampak melengkung.

    B.   KAMERA
    -          Digunakan untuk mengabadikan kejadian‑kejadian yang berkesan
    -          Benda (obyek) yang akan diabadikan harus diruang III ( So > 2f )
    -          Dasar kerja kamera sama dengan dasar kerja mata
    -          Bagian‑bagian kamera, yaitu:
    1.    Lensa positif berfungsi memfokuskan bayangan tepat jatuh pada film
    2.    Bayangan yang dibentuk bersifat; nyata, terbalik dan diperkecil.
    3.    Diafragma berfungsi mengatur besar kecilnya apertur
    4.    Apertur berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke film
    5.    Shutter berfungsi untuk menutup jalannya cahaya yang menuju ke film
    6.    Film berfungsi sebagai layar, tempat terbentuknya bayangan.
    -          Persamaan mata dengan kamera, yaitu

    No
    Mata
    Kamera
    Fungsinya
    1
    Lensa mata
    Lensa cembung
    Memfokuskan bayangan
    2
    Iris
    Diafragma
    Mengatur besar kecilnya lubang
    masuknya cahaya
    3
    Pupil
    Apertur
    Mengatur banyak sedikitnya cahaya
    yang masuk
    4
    Retina
    Film
    Tempat terbentuknya bayangan
    5
    Sifat bayangan
    Sifat bayangan
    Nyata, terbalik dan diperkecil

    C.   LUP (KACA PEMBESAR)
    Ø  Digunakan untuk mengamati benda‑benda kecil agar tampak lebih besar dan jelas.
    Ø  Benda yang akan diamati berada dl ruang 1 ( So < f) atau tepat di titik focus (So = f)
    Ø  Bayangan yang terbentuk bersifat : maya, tegak dan diperbesar Lup terdiri dari sebuah lensa konvergen (lensa cembung ‑ lensa positif.
    Ø  Pengamatan dengan lup :
    1.    Untuk mata tak berakornodasi
    v  Benda berada di titik Fokus ( So = f)
    scan0003
    v  Bayangan terletak di jauh sekali (jaub tak hingga)
    v  Perbesaran bayangan, dirumuskan
     




    2.    Untuk mata berakomodasi
    v  Benda tepat di titik di ruang I (So < f)

    scan0003
    v  Bayangan berada pada jarak dekat mata (S’=Sn= 25 cm)
    v  Perbesaran bayangan, dirumuskan
     





    D.   MIKROSKOP
    Ø  Untuk mengamati benda‑benda renik (mikro) agar tampak lebih besar dan jelas. Mikrosop terdiri dari 2 buah lensa cembung, yaitu :
    1.    Lensa cembung sebagai lensa obyektif, yaitu lensa yang diarahkan ke benda (obyek)
    2.    Lensa cembung sebagai lensa okuler, yaitu lensa yang dekat dengan mata pengamat.
    Ø  Benda yang diamati harus terletak pada jarak antara f dan 2f ( di ruang II ) di depan lensa obyektif, sehingga terbentuk bayahgan: nyata, terbalik dan diperbesar.
    Ø  Bayangan lensa obyektif merupakan benda bagi Lensa okuler, dan Lensa okuler berfungsi sebagai lup.
    Ø  Bayangan akhir bersifat ; maya, terbalik (terhadap bendanya) dan diperbesar.
    Ø  Perbesaran mikroskop adalah hasil kali antara perbesaran obyektif dengan perbesaran okuler, yang dirumuskan:
    Mmik = M(oby) x M(ok)
     



    Ø  Untuk mikroskop : f (obyektit) < f (okuler).
    Ø  Lensa obyektif dan lensa okuler dipasang di ujung‑ujung tabung yang disebut tubus.
    Ø  Biasanya mikroskop mempunyai 3 lensa obyektif yang berbeda kekuatannya dan dipasang pada revolver.

    E.    TEROPONG (TELESKOP)
    Ø  Teropong atau teleskop adalah alat untuk mengamati benda‑benda d! darat atau di angkasa yang sangat jauh letaknya agar tampak lebih dekat dan jelas.
    Ø  Teleskop pertama kali diciptakan oleh ilmuwan berkebangsaan Italia bernama Galileo Galilei.
    Ø  Teropong kita kenal
    1.    Lensa obyektif, yaitu Lensa positif yang mengarah ke benda (obyek)
    2.    Lensa okuler, yaitu Lensa positif yang dekat dengan mata pengamat.
    Macam‑macam teropong antara lain
    1.    Teropong Bintang
    2.    Teropong Bumi
    3.    Periskop

    1.    Teropong Bintang
    v  Adalah alat yang digunakan untuk mengamati bintang‑bintang diangkasa agar tampak lebih dekat dan jelas.
    v  Ada dua jenis teropong bintang, yaitu
    a.    Teropong bias, menggunakan 2 lensa positif, yaitu;
    §  Satu lensa positif sebagai lensa obyektif dan satu lensa positif sebagai lensa okuler
    §  Fokus obyektif > fokus okuler
    b.    Teropong pantul, menggunakan cermin cekung sebagai obyektif dan lensa positif sebagai okuler.
    v  Bayangan akhir yang terbentuk, sifatnya : maya, terbalik dan diperbesar (dari bayangan lensa obyektif).
    2.    Teropong Bumi
    v  Adalah alat yang digunakan untuk mengamati benda‑benda dipermukaan bumi yang jauh letaknya. agar tampak lebih dekat dan jelas.
    v  Ada tiga jenis teropong bumi, yaitu
    a.     Teropong bumi yang menggunakan 3 buah lensa positif, yaitu.
    § 1 lensa positif sebagai obyektif
    § 1 lensa positif sebagai pembalik, yang diletakkan diantara lensa obyektif dan lensa okuler
    § 1 lensa positif sebagai okuler
    Karena benda yang diamati sangat jauh letaknya, maka bayangan lensa obyektif akan jatuh tepat dititik pokusnya yang berimpit dengan titik     2f lensa pembalik, sehingga bayangan yang dibentuk oleh lensa pembalik juga tepat jatuh di titik 2f nya pula. Kemudian bayangan ini dilihat oleh lensa okuler sebagai lup. Jadi bayangan akhir adalah maya dan tegak
    b.     Teropong Prisma
    § Teropong ini menggunakan
    § 2 buah lensa positif (lensa cembung) sebagai obyektif dan sebagai okuler
    § 2 buah prisma siku‑siku sama kaki yang berfungsi
                  1). sebagai pembelok arah sinar
                  2). sebagai pembalik bayangan
                  3). memperpendek teropong
    § Teropong prismarnempunyai ukuran lebih pendek dibandingkan dengan teropong bumi 3 lensa.
    § Bayangan akhir bersifat; maya, tegak dan tampak lebih dekat.
    c.  Teropong Panggung (Teropong Tonil =  Teropong Sandiwara = Teropong Galileo)
    § Teropong ini menggunakan 2 buah lensa positif (lensa cembung), sebagai :
    -    Lensa obyektif yang membentuk bayangan ; nyata, terbalik dan diperkecil
    -    Lensa okuler, membentuk bayangan akhir yang sifatnya :maya, tegak dan lebih besar dari bayangan lensa obyektif
    -    Teropong panggung digunakan untuk melihat pertunjukan dipanggung, misalnya drama, tarian, sandiwara dll.
    3.    Periskop
    v  Teropong ini digunakan untuk mengamati keadaan di permukaan laut, dari dalam kapal selam.
    v  Periskop menggunakan :
    a.    2 buah lensa positif (lensa cembung) yang masing‑masing sebagai obyektif dan okuler.
    b.    2 buah cermin datar atau 2 buah prisma siku‑siku sama kaki yang diletakkan diantara lensa obyektif dan iensa okuler.
    -    Prisma 1 dipasang pada jarak lebih kecil dari focus obyektif, berfungsi membelokkan arah sinar menuju ke prisma 2
    -    Prisma 2 membelokkan sinar dari prisma 1 dan memantulkan sempurna sehingga sinar tepat ber potongan di depan lensa okuler (tepat di titik fokus okuler).
    -    Bayangan akhir bersitat ; maya dan tegak.

    F.    PROYEKTOR
    Ø  Adalah alat untuk memperoleh bayangan nyata, diperbesar yang terjadi pada layar.
    Ø  Benda yang diproyeksikan berupa gambar diapositif dan gambar positif yang tidak tembus cahaya.
    Ø  Gambar diapositif adalah gambar positif yang tembus cahaya. misainya slide, film bioskop, tulisan pada transparansi.
    Ø  Gambar positif adalah gambar yang warnanya sama dengan benda aslinya, misalnya photo.
    Ø  Gambar negatif adalah gambar yang warnanya komplementer dari benda aslinya, misalnya klise.
    Ø  Ada 2 macam proyektor, yaitu :
    1.    Diaskop, yaitu untuk memproyeksikan gambar diapositif pada layar. Macam‑macam diaskop:
    a.   Proyektor Slide
    b.   Proyektor Film
    c.   Overhdad Proyektor (OHP)
    2.    Episkop, yaitu proyektor untuk memperoleh bayangan dari gambar positif
    1.    Proyektor Slide
    §  Proyektor ini digunakan untuk membentuk bayangan nyata yang diperbesar pada layar dari gambar diapositif (slide).
    §  Untuk memperoleh bayangan yang lebih jelas, maka slide diletakkan diantara f dan 2f (di ruang 2) dari lensa ‑ proyeksi.
    §  Agar bayangan yang terjadi tegak, maka slide dipasang terbalk Bagian‑bagian proyektor slide ;
    a.    Cermin cekung sebagai reflector
    b.    Lensa positif (lensa cembung) sebagai kondensor
    c.    Lensa positif (lensa cembung) sebagai lensa proyeksi.

    2.    Proyektor Film
    §  Prinsip kerja proyektor ini sama dengan proyektor slide, tetapi penggantian gambarnya dilakukan dengan cepat sehingga bayangan pada layar tampak seolah‑olah hidup.
    §  Gambar diapositlfnya berupa film hasil pemotretan yang berturut‑turut.
    §  Film diputar dengan kecepatan + 15 sampai 25 film Setiap detiknya,
    3.    Overhead Proyektor (OHP)
    §  Digunakan untuk membentuk bayangan nyata yang diperbesar pada layar dari tulisan atau gambar pada transparansi.
    §  Bagian‑bagian OHIP :
    a.   2 buah cermin datar sebagai refiektor
    b.   Lensa cembung sebagai lensa kondensor
    c.   Lensa cembung sebagal lensa proyeksi
    §  Bayangan yang dibentuk sifatnya ; nyata, tegak dan diperbesar.
    §  Beberapa keuntungan OHP, antara lain
    a.   Dapat digunakan di ruang yang tidak terlalu gelap
    b.   Bentuknya praktis, sehingga mudah digunakan di mana‑mana
    c.   Gambar diapositifnya mudah dibuat (berupa tulisan atau gambar pada transparansi)
    d.   Warna bayangan sama dengan warna tulisan atau gambar aslinya.
    G.   EPISKOP
    §  Alat untuk memperoleh bayangan nyata yang diperbesar pada layar dari gambar‑gambar positif (gambar yang tidak tembus cahaya.
    §  Gambar positif diletakkan diantara f dan 2f (di ruang II) dari lensa proyeksi dan terbalik, sehingga diperoleh bayangan nyata, tegak dan diperbesar.
    §  Bagian‑bagian episkop, yaitu ;
    a.    Dua buah cermin cekung sebagai reflector
    b.    Cermin datar untuk memantulkan sinar menuju ke lensa proyeksi
    c.    Lensa cembung sebgai lensa proyeksi
    d.    Dua buah lampu proyeksi dengan daya ± 500 watt
    §  Episkop digunakan di ruang yang gelap
    §  Ada kalanya episkop dan diaskop digabung menjadi satu dalam suatu alat yang disebut Epidiaskop